Negara dan Konstitusi
1. Madura Belum Bisa Menjadi Provinsi
Analisis : Saya kurang setuju apabila Madura dijadikan provinsi baru, meski Madura memiliki sumber daya alam dan manusia yang mumpuni. Karena sesuai UU Pemda nomer 34, yang dimana telah diperhitungkan segala bentuk pemerataan pembangunan agar lebih stabil yaitu sekurang – kurangnya satu provinsi terdiri dari lima kabupaten/kota, sedangkan Madura belum memenuhi syarat tersebut, karena Madura baru memiliki 4 kabupaten. Bertentangannya pasal 18 ayat 1 UUD 1945 jika Madura tetep dijadikan provinsi baru, maka akan ada kebengkakan konstitusional pada sekitar wilayah tersebut, dan ketidakstabilan pemerintahan serta pembangunan di wilayah tersebut. Yang artinya Madura harus melaksanakan segala pembangunan secara independent.
2. LMK Penyambung Lidah Masyarakat
Analisis : Saya setuju dengan kebijakan ini, karena MLK yang berkontribusi bersama RT dan RW lebih mudah mengetahui kondisi daerah yang perlu dibenahi, dan akan lebih mudah tercapai segala bentuk aspirasi masyarakat sekitar karena merasa dekat dan di dengar. Dan program kerja kecamatan berjalan dengan efisien. Jika perlu strategi ini dapat di contoh atau di terapkan di kecamatan lainnya.
Demokrasi Pancasila
1. Kopri TNI Harus Netral
Analisis : Saya setuju dengan pernyataan Panglima Jendral Gatot Nurmantyo tentang Kopri TNI Harus Netral, karena sebagai aparatur negara yang menjaga Ketertiban negara, Melindungi negara dan pemersatu bangsa sudah seharusnya Anggota TNI Netral. Netral disini diartikan bahwa tidak memberatkan atau Fanatik suatu Pihak, Partai Politik, Tokoh, Agama, Suku dan Ras yang berpotensi akan menimbulkan perpecahan. Mengingat bawa Anggota TNI adalah aparatur negara yang di persenjatai, menurut saya maka akan rentan terjadi kerusuhan apabila Anggota TNI tidak netral. Jadi sikap Netral anggota TNI adalah suatu keharusan yang dimana kenetralan itu menjadi Penyeimbang masyakat sipil biasa yang demokrasi. Jika suatu saat terjadi kerusuhan maka anggota TNI dapat menengahkan pihak-pihak terkait tanpa berat sebelah, karena telah terjamin kenetralannya dalam menjaga keamanan Bangsa dan Pancasila serta Profesionalitasnya dalam pelayanan yang terbaik, bersih, mandiri dan bersatu.
2. Tata Cara Pendaftaran Parpol
Analisis : Saya setuju dengan adanya kesempatan partai politik yang walau belum pernah mengikuti pemilu diberi kesempatan untuk menjadi peserta pemilu 2019. Karena kita hidup di negara yang demoktratis yang dimana hal ini menjunjung tinggi aspirasi masyarakat, namun kesempatan partai politik ini, saya harap tidak terjadi pembengkakan partai politik. Maka dari itu ada beberapa tahapan partai politik untuk menjadi peserta pemilu 2019, saya yakin semua sudah diperhitungkan. Seperti segala anggarannya untuk partai politik yang dirasa berkompeten, mampu dan benar-benar serius dalam keikutsertaan pemilu 2019, jadi tidak akan ada anggaran yang terbuang untuk partai politik yang kurang berkompeten.
GEOSRTATEGIS
1. Cinta Tanah Air Sebagai dari Iman
Analisis : Saya setuju dengan pernyataan K.H Muzib Qulyubi. Karena Negara kita sendiri terbentuk dari nilai nilau religius Bangsa Indonesia, Yaitu Nilai Pancasila. Serta ajaran ajaran agama adalah Ajaran yang lurus dan tidak menyesatkan Umat manusia, inilah dasar terjaminnya kehidupan bernegara yang aman, damai, dan sejahtra. Oleh sebab itu dikatakan bahwa Agama adalah Pondasi suatu negara dan negara adalah penjaganya agar tidak roboh. Karena keduanya saling mengisi, apabila Agama membutuhkan negara untuk terjaminnya kehidupan beragam, maka agama adalah pemersatu bangsa di sebuah negara.
2. Polemik Senjata Polri : Apakah Harus Gaduh Terus?
Analisis : Saya tidak setuju apabila audit senjata Polri dan Militer dilakukan secara terpisah atau sendiri-sendiri. Sebaiknya Audit Forensik dan Penyelidikan terhadap pengadaan serta keberadaan senjata baik milik militer maupun milik polti dilakukan secara Bersama, agar adanya keterbukaan antar sesama aparat Keamanan sehingga terjalinnya kerja sama yang baik. Karena tugas Polri dan Militer sama sama menjaga Keamanan Nasional. Dengan Malakukan Audit bersama akan mengurangi rasa saling curiga, dan menumbuhkan rasa persatuan untuk mencapai tujuan yaitu Keamanan Nasional sesuai dengan fungsinya masing-masing.
3. Apakah Amunisi SAGL Brimob masuk standar militer?
Analisis : Saya setuju seharusnya Amunisi jenis tersebut tidak sepantasnya dimiliki oleh Polri, karena melewati kapasitas yang ditentukan untuk melumpuhkan, namun menurut saya anggota TNI tidak bisa mengkomentari atau mengkritik begitu saja tentang kepentingan persenjataan Polri. Karena belum adanya Kepastian hukum atau aturan yang jelas tentang audit persenjataan aparat keamanan, oleh karena itu mestinya harus ada aturan yang jelas mengenai audit senajata Polri dan TNI, supaya tidak adanya rasa saling curiga yang dapat menimbulkan Perpecahan.
Pancasila Sebagai Dasar Negara
1. Tafsir Tunggal Pancasia Ancaman buat Demokrasi
Analisis : Saya tidak setuju dengan di tertibkannya Perpu Ormas tersebut, karena Perpu tersebut bukanlah langkah bijak untuk menyelesaikan permasalahan, tapi ini adalah kenyataan ketidakmampuan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap berbagai ormas yang ada, apabila pengguguran UU No. 17/2013 tentang Ormas digugurkan karena tidak memadai, sesungguhnya presiden masih bisa menempuh upaya rancangan perubahan UU No. 17 tahun 2013 tentang Ormas kepada DPR. Apabila Perpu No. 23 thn. 2017 ditertibkan, maka hal ini memberikan peluang seluas - luasnya kepada pemerintah, karena banyak larangan terhadap organisasi masyarakat yang ada, Artinya hanya pemerintah satu satunya yang punya Otoritas. Dan menurut saya tidak akan tercapainya Tujuan Bangsa Indonesia yaitu salah satunya mengantisipasi bahaya Radikalisme, Komunisme dan paham-paham lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dengan UUD 1945.
GEOPOLITIK
1. TNI Bawa Nama Bangsa dan Negara
Analisis : Saya Setuju dengan pernyataan Jendral Gatot Nurmantyo Bahwa Anggota TNI Selain menjaga Keamanan, Persatuan dan Keutuhan Bangsa, juga dapat menjadi kebanggan membawa Nama bangsa, sehingga Indonesia terjaga nama baiknya di mata dunia yang merupakan usaha ketahanan Nasional, dan bentuk Strategis Politik bangsa, Dengan cara menjaga prestasi, reputasi yang telah diraih dan melaksanakan Tugas dengan lebih disiplin, kreatif dan dedukatif.
2. INFA Mendukung Indonesia Masuk Anggota Dewan IMO
Analsis : Saya Setuju Apabila Indonesia menjadi Anggota IMO (International Maritim Organization), Karena letak Indonesia yang Strategis di wilayah kemaritiman, dan sebagai Negara Kepulauan Terbesar didunia yang memiliki garis pantai 80. 570 Kilomter. Dengan terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan IMO (International Maritim Organization), Indonesia dapat berbagi masalah kemaritiman yang dapat diselesaikan bersama dengan Negara-negara maritim lain dan dapat menjadikan negara negara maritim lebih maju dalam bidang ekonomi, teknologi dan perdagangan.
3. Suu Kyi Berjanji Utamakan Repritasi Pengungsi Rohingya
Analisis : Saya setuju dengan adanya Komitee Union Enterprise for Humanitarian Assistence. Tapi menurut saya fokus disini tidak hanya terjaminnya Kepulangan Etnis Muslim Rohingya ke Rakhine dari pelariannya ke Bangladesh. Namun juga harus terlindunginya kaum etnis muslim Rohingya yang minoritas dari serangan Kaum mayoritas disana. Jangan sampai ada tindakan tidak berprikemanusiaan lagi yang diterima mereka. Oleh kareja itu sebaiknya Komitee tersebut bersama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap menjamin Keamanan dan kesejahtraan Kaum Etnis Muslin Roghingya di Rakhine setelah kepulangannya. Demi tercapainya keadilan bagi umat manusia.
HAM
1. Warga srengseng sawah diajak aktif menyampaikan aspirasi
Analisis : Saya setuju dengan kegiatan reses di jagakarsa, bukan permasalahan tempat, tapi bagaimana kegiatan reses dapat terlaksana dengan baik dan tercapai segala keputusan program kerja yang perlu dilaksanakan, dan apa yang perlu di benahi. Lalu mengenai aspirasi warga lewat media elektronik dapat lebih efektif, jadi pada saat kegiatan reses selanjutnya topik yang akan dibahas lebih terstruktur, karena sebelumnya segala Aspirasi telah di sampaikan lewat media tersebut. Menurut saya Reses yang dilakukan di daerah jagakarsa ini proses penyampaian segala aspirasi tidak pandang bulu, semua orang mendapatkan hak yang sama, serta dalam memajukan fasilitas sekitar mencapai keadilan.
2. Kasus Rakhine State Masalah Kemanusian
Analisis : Saya setuju dengan Nurhayati Ali Assegaf apabila Indonesia dapat menjadi Role Model bagi negara lain agar bisa hidup damai karena menurut saya dengan +- 1.340 suku bangsa, 6 agama dan berbagai kepercayaan lainnya, Indonesia tetap dalam keadaan stabil dan damai. Mestinya dunia melihat ada ketidakadilan Hak Asasi Manusia pada Etnis Roghingnya di Rakhine State, Hanya karena mereka sebagian Minoritas bukan berarti mereka tidak memiliki hak memilih, menjalankan dan merayakan agama mereka di tempat mereka tinggal, yaitu di negara mereka. Ini adalah masalah kemanusiaan bukan agama karena saya yakin tidak akan ada agama yang mengajarkan untuk membinasakan suatu kaum yang lain. Tidak seperti yang di lakukan kaum mayoritas di Rakhine state terhadap kaum Roghingnya.
3. Pendapatan dari IMTA Turun
Analisis : ??
Pancasila dan Paradigma
1. Pemuda Perlu Diberi Pemahaman Pancasila
Analsis : Saya Setuju dengan pernyataan sekjen MPR, Ma'ruf Cahyono. Bahwa perlunya gernasi muda diberi pemahaman pancasila secara terus menerus. Terlebih para mahasiswa berpendidikan yang diharapkan sebagai agent of chance. Pemahaman pancasila selain didapat dari pendidikan juga diterapkan karena para pemudalah yang akan memimpin bangsa ini beberapa tahun kedepan. Jika para pemuda mengerti tentang pemahaman pancasila, sata yakin bahaa indonesia kedepannya akan semakin maju dan lebih tertata. Hal ini juga merupakan bagian dari usaha paradigma nasional yang berlandaskan pancasila
2. Karang Taruna Harus Berperan dalam Pembangunan
Analisis : Saya sangat setuju apabila karang taruna harus berperan dalam pembangunan. Karena pada karang taruna terdapat berbagai program kerja yang dilaksakan oleh pemuda-pemuda yang sifatnya sangat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, baik dalam janhka panjang maupun jangka pendek. Sedangkan untuk terlaksanya program kerja yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat secara terus menerus, para karang taruna memerlukan peran aktif pula dari masyarakat baik yang muda maupun yang tua di sekitar lingkungan, untuk turut memajukan program kerja tersebut. Karena tanpa adanya feedback dari masyarakat, dirasa akan sulit diwujudkan.
3. Perhimpunan INTI Syukuri Kebinhekaan
Analisis : Saya Setuju dengan tujuan dari INTI (Indonesia-Tionghoa), Tujuannya diantara lain adalah persatuan derajat warga negara Indonesia, Mewujudkan Indonesia yang kokoh, mengedepankan keharmonisan, Kebinhekaan, dan saling menghargai. Di dalam INTI yang membuat saya semakin yakin akan organisasi tersbut adalah bukan hanya warga Tionghoa yang dapat berhimpun, namun siapapun yang ingin bergabung dan memenuhi persyaratan, karena menurut saya apabila kita ingin memperjuangkan Indonesia yang berkeadilan, meninggikan Martabat Hak Asasi Manusia, dan Memberantas segala bentuk kerusuhan, tidak peduli dari manapun golongan kita, ras kita, suku kita bahkan agama kita. Jika pada diri setiap Insan tertanam hal ini, maka saya yakin akan tercapai paradigma pancasila yang di terapkan oleh bangsa Indonesia, demi kemajuan bersama.
Pada tanggal 1 Jan 2018 13:41, alyalaurenza@gmail.com menulis:
Negara dan Konstitusi
1. Madura Belum Bisa Menjadi Provinsi
Analisis : Saya kurang setuju apabila Madura dijadikan provinsi baru, meski Madura memiliki sumber daya alam dan manusia yang mumpuni. Karena sesuai UU Pemda nomer 34, yang dimana telah diperhitungkan segala bentuk pemerataan pembangunan agar lebih stabil yaitu sekurang – kurangnya satu provinsi terdiri dari lima kabupaten/kota, sedangkan Madura belum memenuhi syarat tersebut, karena Madura baru memiliki 4 kabupaten. Bertentangannya pasal 18 ayat 1 UUD 1945 jika Madura tetep dijadikan provinsi baru, maka akan ada kebengkakan konstitusional pada sekitar wilayah tersebut, dan ketidakstabilan pemerintahan serta pembangunan di wilayah tersebut. Yang artinya Madura harus melaksanakan segala pembangunan secara independent.
2. LMK Penyambung Lidah Masyarakat
Analisis : Saya setuju dengan kebijakan ini, karena MLK yang berkontribusi bersama RT dan RW lebih mudah mengetahui kondisi daerah yang perlu dibenahi, dan akan lebih mudah tercapai segala bentuk aspirasi masyarakat sekitar karena merasa dekat dan di dengar. Dan program kerja kecamatan berjalan dengan efisien. Jika perlu strategi ini dapat di contoh atau di terapkan di kecamatan lainnya.
Demokrasi Pancasila
1. Kopri TNI Harus Netral
Analisis : Saya setuju dengan pernyataan Panglima Jendral Gatot Nurmantyo tentang Kopri TNI Harus Netral, karena sebagai aparatur negara yang menjaga Ketertiban negara, Melindungi negara dan pemersatu bangsa sudah seharusnya Anggota TNI Netral. Netral disini diartikan bahwa tidak memberatkan atau Fanatik suatu Pihak, Partai Politik, Tokoh, Agama, Suku dan Ras yang berpotensi akan menimbulkan perpecahan. Mengingat bawa Anggota TNI adalah aparatur negara yang di persenjatai, menurut saya maka akan rentan terjadi kerusuhan apabila Anggota TNI tidak netral. Jadi sikap Netral anggota TNI adalah suatu keharusan yang dimana kenetralan itu menjadi Penyeimbang masyakat sipil biasa yang demokrasi. Jika suatu saat terjadi kerusuhan maka anggota TNI dapat menengahkan pihak-pihak terkait tanpa berat sebelah, karena telah terjamin kenetralannya dalam menjaga keamanan Bangsa dan Pancasila serta Profesionalitasnya dalam pelayanan yang terbaik, bersih, mandiri dan bersatu.
2. Tata Cara Pendaftaran Parpol
Analisis : Saya setuju dengan adanya kesempatan partai politik yang walau belum pernah mengikuti pemilu diberi kesempatan untuk menjadi peserta pemilu 2019. Karena kita hidup di negara yang demoktratis yang dimana hal ini menjunjung tinggi aspirasi masyarakat, namun kesempatan partai politik ini, saya harap tidak terjadi pembengkakan partai politik. Maka dari itu ada beberapa tahapan partai politik untuk menjadi peserta pemilu 2019, saya yakin semua sudah diperhitungkan. Seperti segala anggarannya untuk partai politik yang dirasa berkompeten, mampu dan benar-benar serius dalam keikutsertaan pemilu 2019, jadi tidak akan ada anggaran yang terbuang untuk partai politik yang kurang berkompeten.
GEOSRTATEGIS
1. Cinta Tanah Air Sebagai dari Iman
Analisis : Saya setuju dengan pernyataan K.H Muzib Qulyubi. Karena Negara kita sendiri terbentuk dari nilai nilau religius Bangsa Indonesia, Yaitu Nilai Pancasila. Serta ajaran ajaran agama adalah Ajaran yang lurus dan tidak menyesatkan Umat manusia, inilah dasar terjaminnya kehidupan bernegara yang aman, damai, dan sejahtra. Oleh sebab itu dikatakan bahwa Agama adalah Pondasi suatu negara dan negara adalah penjaganya agar tidak roboh. Karena keduanya saling mengisi, apabila Agama membutuhkan negara untuk terjaminnya kehidupan beragam, maka agama adalah pemersatu bangsa di sebuah negara.
2. Polemik Senjata Polri : Apakah Harus Gaduh Terus?
Analisis : Saya tidak setuju apabila audit senjata Polri dan Militer dilakukan secara terpisah atau sendiri-sendiri. Sebaiknya Audit Forensik dan Penyelidikan terhadap pengadaan serta keberadaan senjata baik milik militer maupun milik polti dilakukan secara Bersama, agar adanya keterbukaan antar sesama aparat Keamanan sehingga terjalinnya kerja sama yang baik. Karena tugas Polri dan Militer sama sama menjaga Keamanan Nasional. Dengan Malakukan Audit bersama akan mengurangi rasa saling curiga, dan menumbuhkan rasa persatuan untuk mencapai tujuan yaitu Keamanan Nasional sesuai dengan fungsinya masing-masing.
3. Apakah Amunisi SAGL Brimob masuk standar militer?
Analisis : Saya setuju seharusnya Amunisi jenis tersebut tidak sepantasnya dimiliki oleh Polri, karena melewati kapasitas yang ditentukan untuk melumpuhkan, namun menurut saya anggota TNI tidak bisa mengkomentari atau mengkritik begitu saja tentang kepentingan persenjataan Polri. Karena belum adanya Kepastian hukum atau aturan yang jelas tentang audit persenjataan aparat keamanan, oleh karena itu mestinya harus ada aturan yang jelas mengenai audit senajata Polri dan TNI, supaya tidak adanya rasa saling curiga yang dapat menimbulkan Perpecahan.
Pancasila Sebagai Dasar Negara
1. Tafsir Tunggal Pancasia Ancaman buat Demokrasi
Analisis : Saya tidak setuju dengan di tertibkannya Perpu Ormas tersebut, karena Perpu tersebut bukanlah langkah bijak untuk menyelesaikan permasalahan, tapi ini adalah kenyataan ketidakmampuan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap berbagai ormas yang ada, apabila pengguguran UU No. 17/2013 tentang Ormas digugurkan karena tidak memadai, sesungguhnya presiden masih bisa menempuh upaya rancangan perubahan UU No. 17 tahun 2013 tentang Ormas kepada DPR. Apabila Perpu No. 23 thn. 2017 ditertibkan, maka hal ini memberikan peluang seluas - luasnya kepada pemerintah, karena banyak larangan terhadap organisasi masyarakat yang ada, Artinya hanya pemerintah satu satunya yang punya Otoritas. Dan menurut saya tidak akan tercapainya Tujuan Bangsa Indonesia yaitu salah satunya mengantisipasi bahaya Radikalisme, Komunisme dan paham-paham lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dengan UUD 1945.
GEOPOLITIK
1. TNI Bawa Nama Bangsa dan Negara
Analisis : Saya Setuju dengan pernyataan Jendral Gatot Nurmantyo Bahwa Anggota TNI Selain menjaga Keamanan, Persatuan dan Keutuhan Bangsa, juga dapat menjadi kebanggan membawa Nama bangsa, sehingga Indonesia terjaga nama baiknya di mata dunia yang merupakan usaha ketahanan Nasional, dan bentuk Strategis Politik bangsa, Dengan cara menjaga prestasi, reputasi yang telah diraih dan melaksanakan Tugas dengan lebih disiplin, kreatif dan dedukatif.
2. INFA Mendukung Indonesia Masuk Anggota Dewan IMO
Analsis : Saya Setuju Apabila Indonesia menjadi Anggota IMO (International Maritim Organization), Karena letak Indonesia yang Strategis di wilayah kemaritiman, dan sebagai Negara Kepulauan Terbesar didunia yang memiliki garis pantai 80. 570 Kilomter. Dengan terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan IMO (International Maritim Organization), Indonesia dapat berbagi masalah kemaritiman yang dapat diselesaikan bersama dengan Negara-negara maritim lain dan dapat menjadikan negara negara maritim lebih maju dalam bidang ekonomi, teknologi dan perdagangan.
3. Suu Kyi Berjanji Utamakan Repritasi Pengungsi Rohingya
Analisis : Saya setuju dengan adanya Komitee Union Enterprise for Humanitarian Assistence. Tapi menurut saya fokus disini tidak hanya terjaminnya Kepulangan Etnis Muslim Rohingya ke Rakhine dari pelariannya ke Bangladesh. Namun juga harus terlindunginya kaum etnis muslim Rohingya yang minoritas dari serangan Kaum mayoritas disana. Jangan sampai ada tindakan tidak berprikemanusiaan lagi yang diterima mereka. Oleh kareja itu sebaiknya Komitee tersebut bersama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap menjamin Keamanan dan kesejahtraan Kaum Etnis Muslin Roghingya di Rakhine setelah kepulangannya. Demi tercapainya keadilan bagi umat manusia.
HAM
1. Warga srengseng sawah diajak aktif menyampaikan aspirasi
Analisis : Saya setuju dengan kegiatan reses di jagakarsa, bukan permasalahan tempat, tapi bagaimana kegiatan reses dapat terlaksana dengan baik dan tercapai segala keputusan program kerja yang perlu dilaksanakan, dan apa yang perlu di benahi. Lalu mengenai aspirasi warga lewat media elektronik dapat lebih efektif, jadi pada saat kegiatan reses selanjutnya topik yang akan dibahas lebih terstruktur, karena sebelumnya segala Aspirasi telah di sampaikan lewat media tersebut. Menurut saya Reses yang dilakukan di daerah jagakarsa ini proses penyampaian segala aspirasi tidak pandang bulu, semua orang mendapatkan hak yang sama, serta dalam memajukan fasilitas sekitar mencapai keadilan.
2. Kasus Rakhine State Masalah Kemanusian
Analisis : Saya setuju dengan Nurhayati Ali Assegaf apabila Indonesia dapat menjadi Role Model bagi negara lain agar bisa hidup damai karena menurut saya dengan +- 1.340 suku bangsa, 6 agama dan berbagai kepercayaan lainnya, Indonesia tetap dalam keadaan stabil dan damai. Mestinya dunia melihat ada ketidakadilan Hak Asasi Manusia pada Etnis Roghingnya di Rakhine State, Hanya karena mereka sebagian Minoritas bukan berarti mereka tidak memiliki hak memilih, menjalankan dan merayakan agama mereka di tempat mereka tinggal, yaitu di negara mereka. Ini adalah masalah kemanusiaan bukan agama karena saya yakin tidak akan ada agama yang mengajarkan untuk membinasakan suatu kaum yang lain. Tidak seperti yang di lakukan kaum mayoritas di Rakhine state terhadap kaum Roghingnya.
3. Pendapatan dari IMTA Turun
Analisis : ??
Pancasila dan Paradigma
1. Pemuda Perlu Diberi Pemahaman Pancasila
Analsis : Saya Setuju dengan pernyataan sekjen MPR, Ma'ruf Cahyono. Bahwa perlunya gernasi muda diberi pemahaman pancasila secara terus menerus. Terlebih para mahasiswa berpendidikan yang diharapkan sebagai agent of chance. Pemahaman pancasila selain didapat dari pendidikan juga diterapkan karena para pemudalah yang akan memimpin bangsa ini beberapa tahun kedepan. Jika para pemuda mengerti tentang pemahaman pancasila, sata yakin bahaa indonesia kedepannya akan semakin maju dan lebih tertata. Hal ini juga merupakan bagian dari usaha paradigma nasional yang berlandaskan pancasila
2. Karang Taruna Harus Berperan dalam Pembangunan
Analisis : Saya sangat setuju apabila karang taruna harus berperan dalam pembangunan. Karena pada karang taruna terdapat berbagai program kerja yang dilaksakan oleh pemuda-pemuda yang sifatnya sangat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, baik dalam janhka panjang maupun jangka pendek. Sedangkan untuk terlaksanya program kerja yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat secara terus menerus, para karang taruna memerlukan peran aktif pula dari masyarakat baik yang muda maupun yang tua di sekitar lingkungan, untuk turut memajukan program kerja tersebut. Karena tanpa adanya feedback dari masyarakat, dirasa akan sulit diwujudkan.
3. Perhimpunan INTI Syukuri Kebinhekaan
Analisis : Saya Setuju dengan tujuan dari INTI (Indonesia-Tionghoa), Tujuannya diantara lain adalah persatuan derajat warga negara Indonesia, Mewujudkan Indonesia yang kokoh, mengedepankan keharmonisan, Kebinhekaan, dan saling menghargai. Di dalam INTI yang membuat saya semakin yakin akan organisasi tersbut adalah bukan hanya warga Tionghoa yang dapat berhimpun, namun siapapun yang ingin bergabung dan memenuhi persyaratan, karena menurut saya apabila kita ingin memperjuangkan Indonesia yang berkeadilan, meninggikan Martabat Hak Asasi Manusia, dan Memberantas segala bentuk kerusuhan, tidak peduli dari manapun golongan kita, ras kita, suku kita bahkan agama kita. Jika pada diri setiap Insan tertanam hal ini, maka saya yakin akan tercapai paradigma pancasila yang di terapkan oleh bangsa Indonesia, demi kemajuan bersama.
Pada tanggal 1 Jan 2018 13:41, alyalaurenza@gmail.com menulis:
Negara dan Konstitusi
1. Madura Belum Bisa Menjadi Provinsi
Analisis : Saya kurang setuju apabila Madura dijadikan provinsi baru, meski Madura memiliki sumber daya alam dan manusia yang mumpuni. Karena sesuai UU Pemda nomer 34, yang dimana telah diperhitungkan segala bentuk pemerataan pembangunan agar lebih stabil yaitu sekurang – kurangnya satu provinsi terdiri dari lima kabupaten/kota, sedangkan Madura belum memenuhi syarat tersebut, karena Madura baru memiliki 4 kabupaten. Bertentangannya pasal 18 ayat 1 UUD 1945 jika Madura tetep dijadikan provinsi baru, maka akan ada kebengkakan konstitusional pada sekitar wilayah tersebut, dan ketidakstabilan pemerintahan serta pembangunan di wilayah tersebut. Yang artinya Madura harus melaksanakan segala pembangunan secara independent.
2. LMK Penyambung Lidah Masyarakat
Analisis : Saya setuju dengan kebijakan ini, karena MLK yang berkontribusi bersama RT dan RW lebih mudah mengetahui kondisi daerah yang perlu dibenahi, dan akan lebih mudah tercapai segala bentuk aspirasi masyarakat sekitar karena merasa dekat dan di dengar. Dan program kerja kecamatan berjalan dengan efisien. Jika perlu strategi ini dapat di contoh atau di terapkan di kecamatan lainnya.
Demokrasi Pancasila
1. Kopri TNI Harus Netral
Analisis : Saya setuju dengan pernyataan Panglima Jendral Gatot Nurmantyo tentang Kopri TNI Harus Netral, karena sebagai aparatur negara yang menjaga Ketertiban negara, Melindungi negara dan pemersatu bangsa sudah seharusnya Anggota TNI Netral. Netral disini diartikan bahwa tidak memberatkan atau Fanatik suatu Pihak, Partai Politik, Tokoh, Agama, Suku dan Ras yang berpotensi akan menimbulkan perpecahan. Mengingat bawa Anggota TNI adalah aparatur negara yang di persenjatai, menurut saya maka akan rentan terjadi kerusuhan apabila Anggota TNI tidak netral. Jadi sikap Netral anggota TNI adalah suatu keharusan yang dimana kenetralan itu menjadi Penyeimbang masyakat sipil biasa yang demokrasi. Jika suatu saat terjadi kerusuhan maka anggota TNI dapat menengahkan pihak-pihak terkait tanpa berat sebelah, karena telah terjamin kenetralannya dalam menjaga keamanan Bangsa dan Pancasila serta Profesionalitasnya dalam pelayanan yang terbaik, bersih, mandiri dan bersatu.
2. Tata Cara Pendaftaran Parpol
Analisis : Saya setuju dengan adanya kesempatan partai politik yang walau belum pernah mengikuti pemilu diberi kesempatan untuk menjadi peserta pemilu 2019. Karena kita hidup di negara yang demoktratis yang dimana hal ini menjunjung tinggi aspirasi masyarakat, namun kesempatan partai politik ini, saya harap tidak terjadi pembengkakan partai politik. Maka dari itu ada beberapa tahapan partai politik untuk menjadi peserta pemilu 2019, saya yakin semua sudah diperhitungkan. Seperti segala anggarannya untuk partai politik yang dirasa berkompeten, mampu dan benar-benar serius dalam keikutsertaan pemilu 2019, jadi tidak akan ada anggaran yang terbuang untuk partai politik yang kurang berkompeten.
GEOSRTATEGIS
1. Cinta Tanah Air Sebagai dari Iman
Analisis : Saya setuju dengan pernyataan K.H Muzib Qulyubi. Karena Negara kita sendiri terbentuk dari nilai nilau religius Bangsa Indonesia, Yaitu Nilai Pancasila. Serta ajaran ajaran agama adalah Ajaran yang lurus dan tidak menyesatkan Umat manusia, inilah dasar terjaminnya kehidupan bernegara yang aman, damai, dan sejahtra. Oleh sebab itu dikatakan bahwa Agama adalah Pondasi suatu negara dan negara adalah penjaganya agar tidak roboh. Karena keduanya saling mengisi, apabila Agama membutuhkan negara untuk terjaminnya kehidupan beragam, maka agama adalah pemersatu bangsa di sebuah negara.
2. Polemik Senjata Polri : Apakah Harus Gaduh Terus?
Analisis : Saya tidak setuju apabila audit senjata Polri dan Militer dilakukan secara terpisah atau sendiri-sendiri. Sebaiknya Audit Forensik dan Penyelidikan terhadap pengadaan serta keberadaan senjata baik milik militer maupun milik polti dilakukan secara Bersama, agar adanya keterbukaan antar sesama aparat Keamanan sehingga terjalinnya kerja sama yang baik. Karena tugas Polri dan Militer sama sama menjaga Keamanan Nasional. Dengan Malakukan Audit bersama akan mengurangi rasa saling curiga, dan menumbuhkan rasa persatuan untuk mencapai tujuan yaitu Keamanan Nasional sesuai dengan fungsinya masing-masing.
3. Apakah Amunisi SAGL Brimob masuk standar militer?
Analisis : Saya setuju seharusnya Amunisi jenis tersebut tidak sepantasnya dimiliki oleh Polri, karena melewati kapasitas yang ditentukan untuk melumpuhkan, namun menurut saya anggota TNI tidak bisa mengkomentari atau mengkritik begitu saja tentang kepentingan persenjataan Polri. Karena belum adanya Kepastian hukum atau aturan yang jelas tentang audit persenjataan aparat keamanan, oleh karena itu mestinya harus ada aturan yang jelas mengenai audit senajata Polri dan TNI, supaya tidak adanya rasa saling curiga yang dapat menimbulkan Perpecahan.
Pancasila Sebagai Dasar Negara
1. Tafsir Tunggal Pancasia Ancaman buat Demokrasi
Analisis : Saya tidak setuju dengan di tertibkannya Perpu Ormas tersebut, karena Perpu tersebut bukanlah langkah bijak untuk menyelesaikan permasalahan, tapi ini adalah kenyataan ketidakmampuan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap berbagai ormas yang ada, apabila pengguguran UU No. 17/2013 tentang Ormas digugurkan karena tidak memadai, sesungguhnya presiden masih bisa menempuh upaya rancangan perubahan UU No. 17 tahun 2013 tentang Ormas kepada DPR. Apabila Perpu No. 23 thn. 2017 ditertibkan, maka hal ini memberikan peluang seluas - luasnya kepada pemerintah, karena banyak larangan terhadap organisasi masyarakat yang ada, Artinya hanya pemerintah satu satunya yang punya Otoritas. Dan menurut saya tidak akan tercapainya Tujuan Bangsa Indonesia yaitu salah satunya mengantisipasi bahaya Radikalisme, Komunisme dan paham-paham lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dengan UUD 1945.
GEOPOLITIK
1. TNI Bawa Nama Bangsa dan Negara
Analisis : Saya Setuju dengan pernyataan Jendral Gatot Nurmantyo Bahwa Anggota TNI Selain menjaga Keamanan, Persatuan dan Keutuhan Bangsa, juga dapat menjadi kebanggan membawa Nama bangsa, sehingga Indonesia terjaga nama baiknya di mata dunia yang merupakan usaha ketahanan Nasional, dan bentuk Strategis Politik bangsa, Dengan cara menjaga prestasi, reputasi yang telah diraih dan melaksanakan Tugas dengan lebih disiplin, kreatif dan dedukatif.
2. INFA Mendukung Indonesia Masuk Anggota Dewan IMO
Analsis : Saya Setuju Apabila Indonesia menjadi Anggota IMO (International Maritim Organization), Karena letak Indonesia yang Strategis di wilayah kemaritiman, dan sebagai Negara Kepulauan Terbesar didunia yang memiliki garis pantai 80. 570 Kilomter. Dengan terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan IMO (International Maritim Organization), Indonesia dapat berbagi masalah kemaritiman yang dapat diselesaikan bersama dengan Negara-negara maritim lain dan dapat menjadikan negara negara maritim lebih maju dalam bidang ekonomi, teknologi dan perdagangan.
3. Suu Kyi Berjanji Utamakan Repritasi Pengungsi Rohingya
Analisis : Saya setuju dengan adanya Komitee Union Enterprise for Humanitarian Assistence. Tapi menurut saya fokus disini tidak hanya terjaminnya Kepulangan Etnis Muslim Rohingya ke Rakhine dari pelariannya ke Bangladesh. Namun juga harus terlindunginya kaum etnis muslim Rohingya yang minoritas dari serangan Kaum mayoritas disana. Jangan sampai ada tindakan tidak berprikemanusiaan lagi yang diterima mereka. Oleh kareja itu sebaiknya Komitee tersebut bersama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap menjamin Keamanan dan kesejahtraan Kaum Etnis Muslin Roghingya di Rakhine setelah kepulangannya. Demi tercapainya keadilan bagi umat manusia.
HAM
1. Warga srengseng sawah diajak aktif menyampaikan aspirasi
Analisis : Saya setuju dengan kegiatan reses di jagakarsa, bukan permasalahan tempat, tapi bagaimana kegiatan reses dapat terlaksana dengan baik dan tercapai segala keputusan program kerja yang perlu dilaksanakan, dan apa yang perlu di benahi. Lalu mengenai aspirasi warga lewat media elektronik dapat lebih efektif, jadi pada saat kegiatan reses selanjutnya topik yang akan dibahas lebih terstruktur, karena sebelumnya segala Aspirasi telah di sampaikan lewat media tersebut. Menurut saya Reses yang dilakukan di daerah jagakarsa ini proses penyampaian segala aspirasi tidak pandang bulu, semua orang mendapatkan hak yang sama, serta dalam memajukan fasilitas sekitar mencapai keadilan.
2. Kasus Rakhine State Masalah Kemanusian
Analisis : Saya setuju dengan Nurhayati Ali Assegaf apabila Indonesia dapat menjadi Role Model bagi negara lain agar bisa hidup damai karena menurut saya dengan +- 1.340 suku bangsa, 6 agama dan berbagai kepercayaan lainnya, Indonesia tetap dalam keadaan stabil dan damai. Mestinya dunia melihat ada ketidakadilan Hak Asasi Manusia pada Etnis Roghingnya di Rakhine State, Hanya karena mereka sebagian Minoritas bukan berarti mereka tidak memiliki hak memilih, menjalankan dan merayakan agama mereka di tempat mereka tinggal, yaitu di negara mereka. Ini adalah masalah kemanusiaan bukan agama karena saya yakin tidak akan ada agama yang mengajarkan untuk membinasakan suatu kaum yang lain. Tidak seperti yang di lakukan kaum mayoritas di Rakhine state terhadap kaum Roghingnya.
3. Pendapatan dari IMTA Turun
Analisis : ??
Pancasila dan Paradigma
1. Pemuda Perlu Diberi Pemahaman Pancasila
Analsis : Saya Setuju dengan pernyataan sekjen MPR, Ma'ruf Cahyono. Bahwa perlunya gernasi muda diberi pemahaman pancasila secara terus menerus. Terlebih para mahasiswa berpendidikan yang diharapkan sebagai agent of chance. Pemahaman pancasila selain didapat dari pendidikan juga diterapkan karena para pemudalah yang akan memimpin bangsa ini beberapa tahun kedepan. Jika para pemuda mengerti tentang pemahaman pancasila, sata yakin bahaa indonesia kedepannya akan semakin maju dan lebih tertata. Hal ini juga merupakan bagian dari usaha paradigma nasional yang berlandaskan pancasila
2. Karang Taruna Harus Berperan dalam Pembangunan
Analisis : Saya sangat setuju apabila karang taruna harus berperan dalam pembangunan. Karena pada karang taruna terdapat berbagai program kerja yang dilaksakan oleh pemuda-pemuda yang sifatnya sangat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, baik dalam janhka panjang maupun jangka pendek. Sedangkan untuk terlaksanya program kerja yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat secara terus menerus, para karang taruna memerlukan peran aktif pula dari masyarakat baik yang muda maupun yang tua di sekitar lingkungan, untuk turut memajukan program kerja tersebut. Karena tanpa adanya feedback dari masyarakat, dirasa akan sulit diwujudkan.
3. Perhimpunan INTI Syukuri Kebinhekaan
Analisis : Saya Setuju dengan tujuan dari INTI (Indonesia-Tionghoa), Tujuannya diantara lain adalah persatuan derajat warga negara Indonesia, Mewujudkan Indonesia yang kokoh, mengedepankan keharmonisan, Kebinhekaan, dan saling menghargai. Di dalam INTI yang membuat saya semakin yakin akan organisasi tersbut adalah bukan hanya warga Tionghoa yang dapat berhimpun, namun siapapun yang ingin bergabung dan memenuhi persyaratan, karena menurut saya apabila kita ingin memperjuangkan Indonesia yang berkeadilan, meninggikan Martabat Hak Asasi Manusia, dan Memberantas segala bentuk kerusuhan, tidak peduli dari manapun golongan kita, ras kita, suku kita bahkan agama kita. Jika pada diri setiap Insan tertanam hal ini, maka saya yakin akan tercapai paradigma pancasila yang di terapkan oleh bangsa Indonesia, demi kemajuan bersama.
---------- Pesan terusan ----------
Dari: alyalaurenza@gmail.com
Tanggal: 1 Jan 2018 1:44 PM
Subjek: Re: KWN RAPI
Kepada: Rafi Rifani <rafi06rifani@gmail.com>
Cc:
Pada tanggal 1 Jan 2018 13:41, alyalaurenza@gmail.com menulis:
Negara dan Konstitusi
1. Madura Belum Bisa Menjadi Provinsi
Analisis : Saya kurang setuju apabila Madura dijadikan provinsi baru, meski Madura memiliki sumber daya alam dan manusia yang mumpuni. Karena sesuai UU Pemda nomer 34, yang dimana telah diperhitungkan segala bentuk pemerataan pembangunan agar lebih stabil yaitu sekurang – kurangnya satu provinsi terdiri dari lima kabupaten/kota, sedangkan Madura belum memenuhi syarat tersebut, karena Madura baru memiliki 4 kabupaten. Bertentangannya pasal 18 ayat 1 UUD 1945 jika Madura tetep dijadikan provinsi baru, maka akan ada kebengkakan konstitusional pada sekitar wilayah tersebut, dan ketidakstabilan pemerintahan serta pembangunan di wilayah tersebut. Yang artinya Madura harus melaksanakan segala pembangunan secara independent.
2. LMK Penyambung Lidah Masyarakat
Analisis : Saya setuju dengan kebijakan ini, karena MLK yang berkontribusi bersama RT dan RW lebih mudah mengetahui kondisi daerah yang perlu dibenahi, dan akan lebih mudah tercapai segala bentuk aspirasi masyarakat sekitar karena merasa dekat dan di dengar. Dan program kerja kecamatan berjalan dengan efisien. Jika perlu strategi ini dapat di contoh atau di terapkan di kecamatan lainnya.
Demokrasi Pancasila
1. Kopri TNI Harus Netral
Analisis : Saya setuju dengan pernyataan Panglima Jendral Gatot Nurmantyo tentang Kopri TNI Harus Netral, karena sebagai aparatur negara yang menjaga Ketertiban negara, Melindungi negara dan pemersatu bangsa sudah seharusnya Anggota TNI Netral. Netral disini diartikan bahwa tidak memberatkan atau Fanatik suatu Pihak, Partai Politik, Tokoh, Agama, Suku dan Ras yang berpotensi akan menimbulkan perpecahan. Mengingat bawa Anggota TNI adalah aparatur negara yang di persenjatai, menurut saya maka akan rentan terjadi kerusuhan apabila Anggota TNI tidak netral. Jadi sikap Netral anggota TNI adalah suatu keharusan yang dimana kenetralan itu menjadi Penyeimbang masyakat sipil biasa yang demokrasi. Jika suatu saat terjadi kerusuhan maka anggota TNI dapat menengahkan pihak-pihak terkait tanpa berat sebelah, karena telah terjamin kenetralannya dalam menjaga keamanan Bangsa dan Pancasila serta Profesionalitasnya dalam pelayanan yang terbaik, bersih, mandiri dan bersatu.
2. Tata Cara Pendaftaran Parpol
Analisis : Saya setuju dengan adanya kesempatan partai politik yang walau belum pernah mengikuti pemilu diberi kesempatan untuk menjadi peserta pemilu 2019. Karena kita hidup di negara yang demoktratis yang dimana hal ini menjunjung tinggi aspirasi masyarakat, namun kesempatan partai politik ini, saya harap tidak terjadi pembengkakan partai politik. Maka dari itu ada beberapa tahapan partai politik untuk menjadi peserta pemilu 2019, saya yakin semua sudah diperhitungkan. Seperti segala anggarannya untuk partai politik yang dirasa berkompeten, mampu dan benar-benar serius dalam keikutsertaan pemilu 2019, jadi tidak akan ada anggaran yang terbuang untuk partai politik yang kurang berkompeten.
GEOSRTATEGIS
1. Cinta Tanah Air Sebagai dari Iman
Analisis : Saya setuju dengan pernyataan K.H Muzib Qulyubi. Karena Negara kita sendiri terbentuk dari nilai nilau religius Bangsa Indonesia, Yaitu Nilai Pancasila. Serta ajaran ajaran agama adalah Ajaran yang lurus dan tidak menyesatkan Umat manusia, inilah dasar terjaminnya kehidupan bernegara yang aman, damai, dan sejahtra. Oleh sebab itu dikatakan bahwa Agama adalah Pondasi suatu negara dan negara adalah penjaganya agar tidak roboh. Karena keduanya saling mengisi, apabila Agama membutuhkan negara untuk terjaminnya kehidupan beragam, maka agama adalah pemersatu bangsa di sebuah negara.
2. Polemik Senjata Polri : Apakah Harus Gaduh Terus?
Analisis : Saya tidak setuju apabila audit senjata Polri dan Militer dilakukan secara terpisah atau sendiri-sendiri. Sebaiknya Audit Forensik dan Penyelidikan terhadap pengadaan serta keberadaan senjata baik milik militer maupun milik polti dilakukan secara Bersama, agar adanya keterbukaan antar sesama aparat Keamanan sehingga terjalinnya kerja sama yang baik. Karena tugas Polri dan Militer sama sama menjaga Keamanan Nasional. Dengan Malakukan Audit bersama akan mengurangi rasa saling curiga, dan menumbuhkan rasa persatuan untuk mencapai tujuan yaitu Keamanan Nasional sesuai dengan fungsinya masing-masing.
3. Apakah Amunisi SAGL Brimob masuk standar militer?
Analisis : Saya setuju seharusnya Amunisi jenis tersebut tidak sepantasnya dimiliki oleh Polri, karena melewati kapasitas yang ditentukan untuk melumpuhkan, namun menurut saya anggota TNI tidak bisa mengkomentari atau mengkritik begitu saja tentang kepentingan persenjataan Polri. Karena belum adanya Kepastian hukum atau aturan yang jelas tentang audit persenjataan aparat keamanan, oleh karena itu mestinya harus ada aturan yang jelas mengenai audit senajata Polri dan TNI, supaya tidak adanya rasa saling curiga yang dapat menimbulkan Perpecahan.
Pancasila Sebagai Dasar Negara
1. Tafsir Tunggal Pancasia Ancaman buat Demokrasi
Analisis : Saya tidak setuju dengan di tertibkannya Perpu Ormas tersebut, karena Perpu tersebut bukanlah langkah bijak untuk menyelesaikan permasalahan, tapi ini adalah kenyataan ketidakmampuan pemerintah dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap berbagai ormas yang ada, apabila pengguguran UU No. 17/2013 tentang Ormas digugurkan karena tidak memadai, sesungguhnya presiden masih bisa menempuh upaya rancangan perubahan UU No. 17 tahun 2013 tentang Ormas kepada DPR. Apabila Perpu No. 23 thn. 2017 ditertibkan, maka hal ini memberikan peluang seluas - luasnya kepada pemerintah, karena banyak larangan terhadap organisasi masyarakat yang ada, Artinya hanya pemerintah satu satunya yang punya Otoritas. Dan menurut saya tidak akan tercapainya Tujuan Bangsa Indonesia yaitu salah satunya mengantisipasi bahaya Radikalisme, Komunisme dan paham-paham lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dengan UUD 1945.
GEOPOLITIK
1. TNI Bawa Nama Bangsa dan Negara
Analisis : Saya Setuju dengan pernyataan Jendral Gatot Nurmantyo Bahwa Anggota TNI Selain menjaga Keamanan, Persatuan dan Keutuhan Bangsa, juga dapat menjadi kebanggan membawa Nama bangsa, sehingga Indonesia terjaga nama baiknya di mata dunia yang merupakan usaha ketahanan Nasional, dan bentuk Strategis Politik bangsa, Dengan cara menjaga prestasi, reputasi yang telah diraih dan melaksanakan Tugas dengan lebih disiplin, kreatif dan dedukatif.
2. INFA Mendukung Indonesia Masuk Anggota Dewan IMO
Analsis : Saya Setuju Apabila Indonesia menjadi Anggota IMO (International Maritim Organization), Karena letak Indonesia yang Strategis di wilayah kemaritiman, dan sebagai Negara Kepulauan Terbesar didunia yang memiliki garis pantai 80. 570 Kilomter. Dengan terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Dewan IMO (International Maritim Organization), Indonesia dapat berbagi masalah kemaritiman yang dapat diselesaikan bersama dengan Negara-negara maritim lain dan dapat menjadikan negara negara maritim lebih maju dalam bidang ekonomi, teknologi dan perdagangan.
3. Suu Kyi Berjanji Utamakan Repritasi Pengungsi Rohingya
Analisis : Saya setuju dengan adanya Komitee Union Enterprise for Humanitarian Assistence. Tapi menurut saya fokus disini tidak hanya terjaminnya Kepulangan Etnis Muslim Rohingya ke Rakhine dari pelariannya ke Bangladesh. Namun juga harus terlindunginya kaum etnis muslim Rohingya yang minoritas dari serangan Kaum mayoritas disana. Jangan sampai ada tindakan tidak berprikemanusiaan lagi yang diterima mereka. Oleh kareja itu sebaiknya Komitee tersebut bersama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa tetap menjamin Keamanan dan kesejahtraan Kaum Etnis Muslin Roghingya di Rakhine setelah kepulangannya. Demi tercapainya keadilan bagi umat manusia.
HAM
1. Warga srengseng sawah diajak aktif menyampaikan aspirasi
Analisis : Saya setuju dengan kegiatan reses di jagakarsa, bukan permasalahan tempat, tapi bagaimana kegiatan reses dapat terlaksana dengan baik dan tercapai segala keputusan program kerja yang perlu dilaksanakan, dan apa yang perlu di benahi. Lalu mengenai aspirasi warga lewat media elektronik dapat lebih efektif, jadi pada saat kegiatan reses selanjutnya topik yang akan dibahas lebih terstruktur, karena sebelumnya segala Aspirasi telah di sampaikan lewat media tersebut. Menurut saya Reses yang dilakukan di daerah jagakarsa ini proses penyampaian segala aspirasi tidak pandang bulu, semua orang mendapatkan hak yang sama, serta dalam memajukan fasilitas sekitar mencapai keadilan.
2. Kasus Rakhine State Masalah Kemanusian
Analisis : Saya setuju dengan Nurhayati Ali Assegaf apabila Indonesia dapat menjadi Role Model bagi negara lain agar bisa hidup damai karena menurut saya dengan +- 1.340 suku bangsa, 6 agama dan berbagai kepercayaan lainnya, Indonesia tetap dalam keadaan stabil dan damai. Mestinya dunia melihat ada ketidakadilan Hak Asasi Manusia pada Etnis Roghingnya di Rakhine State, Hanya karena mereka sebagian Minoritas bukan berarti mereka tidak memiliki hak memilih, menjalankan dan merayakan agama mereka di tempat mereka tinggal, yaitu di negara mereka. Ini adalah masalah kemanusiaan bukan agama karena saya yakin tidak akan ada agama yang mengajarkan untuk membinasakan suatu kaum yang lain. Tidak seperti yang di lakukan kaum mayoritas di Rakhine state terhadap kaum Roghingnya.
3. Pendapatan dari IMTA Turun
Analisis : ??
Pancasila dan Paradigma
1. Pemuda Perlu Diberi Pemahaman Pancasila
Analsis : Saya Setuju dengan pernyataan sekjen MPR, Ma'ruf Cahyono. Bahwa perlunya gernasi muda diberi pemahaman pancasila secara terus menerus. Terlebih para mahasiswa berpendidikan yang diharapkan sebagai agent of chance. Pemahaman pancasila selain didapat dari pendidikan juga diterapkan karena para pemudalah yang akan memimpin bangsa ini beberapa tahun kedepan. Jika para pemuda mengerti tentang pemahaman pancasila, sata yakin bahaa indonesia kedepannya akan semakin maju dan lebih tertata. Hal ini juga merupakan bagian dari usaha paradigma nasional yang berlandaskan pancasila
2. Karang Taruna Harus Berperan dalam Pembangunan
Analisis : Saya sangat setuju apabila karang taruna harus berperan dalam pembangunan. Karena pada karang taruna terdapat berbagai program kerja yang dilaksakan oleh pemuda-pemuda yang sifatnya sangat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, baik dalam janhka panjang maupun jangka pendek. Sedangkan untuk terlaksanya program kerja yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat secara terus menerus, para karang taruna memerlukan peran aktif pula dari masyarakat baik yang muda maupun yang tua di sekitar lingkungan, untuk turut memajukan program kerja tersebut. Karena tanpa adanya feedback dari masyarakat, dirasa akan sulit diwujudkan.
3. Perhimpunan INTI Syukuri Kebinhekaan
Analisis : Saya Setuju dengan tujuan dari INTI (Indonesia-Tionghoa), Tujuannya diantara lain adalah persatuan derajat warga negara Indonesia, Mewujudkan Indonesia yang kokoh, mengedepankan keharmonisan, Kebinhekaan, dan saling menghargai. Di dalam INTI yang membuat saya semakin yakin akan organisasi tersbut adalah bukan hanya warga Tionghoa yang dapat berhimpun, namun siapapun yang ingin bergabung dan memenuhi persyaratan, karena menurut saya apabila kita ingin memperjuangkan Indonesia yang berkeadilan, meninggikan Martabat Hak Asasi Manusia, dan Memberantas segala bentuk kerusuhan, tidak peduli dari manapun golongan kita, ras kita, suku kita bahkan agama kita. Jika pada diri setiap Insan tertanam hal ini, maka saya yakin akan tercapai paradigma pancasila yang di terapkan oleh bangsa Indonesia, demi kemajuan bersama.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mengidentifikasi bahaya atau resiko yang ada di lingkungan kampus
Bahaya dan Resiko yang mungkin terjadi di lingkungan kampus Poltekkes Kemenkes Jakarta 3 adalah : Identifikasi masalah /...
-
1. Pengertian Spektrofotometri Spektrofotometri adalah alat untuk mengukur panjang gelombang 2. Komponen Spektrofotometri Sp...
-
Bahaya dan Resiko yang mungkin terjadi di lingkungan kampus Poltekkes Kemenkes Jakarta 3 adalah : Identifikasi masalah /...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar